| Lukisan Mona Lisa yang diklaim lebih muda ketimbang lukisan yang dimiliki Museum Louvre, Paris akan dipamerkan di Jenewa. |
ROMA, KOMPAS.com - Para peneliti telah membuka sebuah makam kuno di sebuah biara di Florence, Italia dalam upaya memburu jasad perempuan yang diduga adalah model lukisan ternama, Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.
Sebuh tim beranggotakan para pakar sudah bekerja sejak April lalu di biara Santa Ursula. Mereka yakin, jasad perempuan model Mona Lisa dimakamkan di tempat itu.
Para sejarawan yakin, Mona Lisa asli adalah Lisa Gherardini, istri saudagar kain sutra asal Florence, Francesco del Giocondo.
Meski tak ada bukti kuat, Giocondo diduga yang meminta Da Vinci untuk melukis wajah istrinya itu.
Para pakar yakin, jika mereka bisa menemukan tengkorak perempuan ini, maka mereka bisa merekontruksi wajahnya dan membandingkannya dengan lukisan yang kini tergantung di Museum Louvre, Paris itu.
"Jika semua sesuai rencana, kami akan menemukan jasad Gherardini. Dan dengan tengkoraknya kami bisa merekonstruksi wajahnya," kata Kepala Komite Nasional untuk Promosi Warisan Sejarah dan Budaya Italia, Silvano Vinceti.
"Setelah direkonstruksi, maka kami bisa membandingkan wajah aslinya dengan lukisan karya Da Vinci," tambah Vinceti.
"Dengan rekonstruksi wajah yang memiliki marjin kesalahan empat sampai delapan persen ini, kita akan mengetahui apakah Leonardo benar menggunakan Gherardini sebagai model, atau ada kesimpulan lain?" paparnya.
Para ilmuwan yakin Gherardini menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di biara ini, ditemani dua putrinya yang menjadi biarawati. Saat meninggal, Gherardini dimakamkan di biara tersebut.
Para ilmuwan berharap, penelitian ini akan mengungkap informasi penting soal jasad yang dikuburkan dalam biara itu.
"Tahap pertama pekerjaan ini terdiri atas mengangkat sisa jasad secepat mungkin. Dan kami harus mencari informasi soal cara dia dimakamkan," tambah Vinceti.
Gherardini kemungkinan memang model awal Mona Lisa. Namun kemungkinan Da Vinci juga menggunakan wajah asisten mudanya, Gian Giacomo Caprotti, yang diduga adalah kekasih Da Vinci.
Sejauh ini belum diperoleh kepastian kapan proyek penelitian Gherardini itu berakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar